Dulu dan Nanti, dulu (dahulu) adalah kata yang dimana bermakna masa yang telah lampau, dimana kata ini sering sekali merajuk dalam hal membandingkan atau sebagai bahan perbandingan. mulai dari hal kasat mata atau pun yang tak kasat mata. Brebeda dengan kata nanti yang bisa diartikan waktu yang tak lama dari sekarang (kelak). kata ini selalu memiliki makna sebab akibat dimana kata nanti ini berperan sebagai akibat dari sebab itu sendiri, tak jarang masyarakat sering menggunakan dua kata ini (dulu dan nanti).
Sebagai individu yang mulai merasakan dan melihat lingkungan yang terpengaruhi oleh kata dulu dan nanti, nanda berusaha mencari kondisi dimana kata dulu dan nanti ini dapat dijadikan sebuah acuan yang dapat meyakinkan kondisi bahwa sebenarnya nanda sekarang berada pada kondisi yang disebut sekarang. kondisi yang mulai merindukan dan ingin berusaha memutar balik masa sekarang menjadi masa dulu, masa sekarang adalah masa dimana masyarakat selalu membahas mengenai kata dulu. bukankah dari penjelasan sebelumnya mengenai makna dari kata dulu dan nanti tersebut. nanda mulai mersakan sebuah kekhawatiran mengenai kata nanti yang akan mulai tergeser oleh kata sekarang. dalam pikiran nanda masa dulu yang saat ini didambakan dan diulas kembali oleh masa sekarang berpengaruh besar pada perubahan untuk masa sekarang, tapi yang dilakukan masa sekarang adalah mengulang kembali masa dulu bukannya berusaha menggunakan kata nanti yang dapat memberikan opsi perjalanan panjang kelak tapi masa sekarang membuat peran kata nanti menjadi konotatif. kata nanti yang merajuk masa depan mulai bergeser bermakna menunda.
"tak banyak yang dapat difikirkan dan banyak yang harus dilakukan, hidup akan terus berjalan dan tak akan terkenang di masa lampau (dulu)."
kurokuro
Tidak ada komentar:
Posting Komentar